Gemass 15 Februari 2022

Selasa, 15 Februari 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
πŸ—“ Hari 30
Bagian 4 : PERJANJIAN DI GUNUNG SINAI
Bacaan hari ini: Imamat 1-4
Ungkapan doa: Mazmur 30
~~~~~
ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 30
https://drive.google.com/folderview?id=1Z3A18Ac5sGw8SeynbYFC-kVzMznkvLmG

β–Ά Video Baca Alkitab:
Penjelasan secara umum IMAMAT – Bible Project Indonesia

🌟 Imamat 3:1. (TB)
Jikalau persembahannya merupakan korban keselamatan, maka jikalau yang dipersembahkannya itu dari lembu, seekor jantan atau seekor betina, haruslah ia membawa yang tidak bercela ke hadapan Tuhan.

πŸ’‘ Hanya yang terbaik dari kita yang layak kita persembahkan bagi Tuhan. Jangan hitung-hitungan dengan Tuhan.

πŸ™ Doa:
Tuhan, tolong aku untuk selalu mempersembahkan yang terbaik kepada-Mu. Amin.
~~~~~
Bacaan besok: Imamat 5-7
Ungkapan doa: Mazmur 31
 Selasa, 15 Februari 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi 1-2 SAMUEL

Bacaan hari ini : 1 Samuel 21:1-15
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~

UJAN IMAN

Menjadi buronan dari kejaran aparat negara merupakan mimpi buruk, apalagi kalau semua itu disebabkan oleh fitnahan dari orang lain. Itulah yang dialami Daud. Daud dianggap sebagai kriminal berbahaya dan ia masuk daftar utama pencarian raja Saul. Bila tertangkap, ia akan segera dieksekusi mati. Sebenarnya ia tidak bersalah, malah berjasa bagi bangsa dan negaranya. Rakyat berterima kasih dan memuji keberaniannya dalam perang. Penguasa negaralah yang tidak senang dengan kehadiran Daud.

Dalam pelariannya, Daud melakukan hal yang tidak terpuji, yaitu ia menipu imam Ahimelekh untuk mendapatkan makanan bagi dirinya dan para pengikutnya. Ia ingin mendapatkan pedang Goliat untuk keselamatan dan rasa aman dirinya. Ternyata perbuatan Daud itu dimatamatai DoΓ«g (7). Daud menyesali perbuatannya karena mengakibatkan Ahimelekh dan imam-imam lainnya dibantai Saul (lih. 1Sam. 22:6-23). Ia terpaksa pura-pura gila agar jangan ditangkap musuh. Daud memang menghadapi pergumulan iman yang dahsyat, tetapi Tuhan izinkan hal itu terjadi. Mazmur 56 menggambarkan bahwa dalam pergumulan tersebut, Daud belajar mengarahkan hatinya kepada Tuhan. Dari pergumulan itu, muncul pengharapan bahwa Tuhan akan menolongnya keluar dari permasalahan itu.

Sebenarnya, kita tidak lebih baik dari Daud. Saat tersudut, kadang kita mengandalkan kekuatan sendiri untuk mencari selamat. Misalnya, bisa dengan berbohong atau dengan cara dunia. Bisa saja Tuhan mengizinkan kita melakukan hal itu, tetapi bukan tanpa akibat. Bukankah kita sering menyesali perbuatan yang akibatnya tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Renungkan: Tanpa bersandar pada pertolongan Tuhan, kita tidak mungkin selamat.Saat itulah kita sadar bahwa pengalaman tersebut merupakan proses pembelajaran dari Tuhan. Persoalannya, maukah kita diajar oleh Tuhan? Maukah kita mengizinkan Dia membentuk hidup kita sepenuhnya?

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Samuel
https://www.su-indonesia.org
~~~~~
Bacaan besok: 1 Samuel 22:1-19 – Gelap Mata
[24:13, 2/15/2022] +62 812-8567-9575: πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu ke-6 sesudah Epifani
Selasa, 15 Februari 2022
~~~~~
MENGIKUTI SUARA ALLAH

Bacaan hari ini:
Mazmur 120
Ezra 1:1-11
2 Korintus 1:12-19

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 13 Februari 2022.

Mazmur 120
Pemazmur mengalami pergumulan harus menghadapi para pembohong dan penipu, orang yang tidak suka damai dan lebih memilih perang. Tentu tidak nyaman dan harus selalu waspada menghadapi mereka. Karena itu pemazmur berseru kepada Allah supaya diselamatkan dari tindakan jahat mereka. Mari bersandar terus pada Tuhan. Pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat.

Ezra 1:1-11
Firman Tuhan melalui Nabi Yeremia tergenapi. Setelah selesai masa pembuangan, umat Allah mempunyai kesempatan untuk pulang kembali ke negeri. Semua bisa terjadi karena Tuhan memakai Kores, raja Persia. Semua perkakas rumah Tuhan, diangkut kembali ke Yerusalem. Bekal selama perjalanan dan keperluan membangun kembali rumah Allah, semua dicukupkan. Saat kita setia dengan perintah Tuhan, semua yang diperlukan untuk menjalankan perintahNya akan dicukupkan oleh Tuhan.

2 Korintus 1:12-19
Perubahan rencana yang dilakukan Paulus membuat jemaat Korintus menuduhnya plin-plan. Paulus menjelaskan kesalahpahaman tersebut dengan mengatakan bahwa rencana manusia harus tunduk di bawah pimpinan Allah, jadi bisa saja berubah sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada demi kebaikan bersama. Paulus mempersilakan jemaat untuk menilai rekam jejaknya selama ini. Perubahan rencana itu adalah supaya Allah dimuliakan. Rencana dibuat untuk mencapai tujuan dan bukan demi terlaksananya rencana tersebut.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 120
Yeremia 22:11-17