Gemass 14 Oktober 2021

~~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2021 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~

πŸ—“ Hari 270
Bagian 14 : YESUS DAN KERAJAAN ALLAH
Bacaan hari ini: Lukas 6-7
Ungkapan doa : Mazmur 115
~~~~~~

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 270
https://drive.google.com/folderview?id=1ALhXhq-QjTlMoV9D3kcUcGiD9z09yoS1

🌟 Lukas 6:48b (TB)
Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.

πŸ’‘ Kita harus membangun ‘rumah rohani’ kita: membangun iman, ketaatan, ketekunan, kesetiaan dan sebagainya, yang kesemuanya harus berlandaskan firman Tuhan yang didirikan di atas dasar batu karang yaitu Tuhan Yesus sendiri. Perbedaan kualitas ‘bangunan rohani’ masing-masing orang akan terlihat nyata saat badai persoalan itu datang dan menyerang kita. Sudahkah kita membangun ‘rumah rohani’ kita dengan benar? Jika belum, segeralah berbenah sebelum terlambat.

πŸ™ Doa:
Ya Tuhan, saya mau terus berusaha membangun ‘rumah rohani’ dengan bersumber kepada-Mu saja. Pimpin saya ya Tuhan, dan mampukan saya. Amin.
~~~~~~
Bacaan besok : Lukas 8-9
Ungkapan doa : Mazmur 116
~~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2021
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB INJIL MARKUS

Bacaan hari ini : Markus 10: 46-52
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~
β–Ά Video Pelengkap Bacaan:
BELAJAR DARI PENGEMIS BARTIMEUS
Channel Metanoer
https://youtu.be/qQ-Uy79Ocu0

BARTIMEUS

Buta, miskin, sendiri, hidup dari belas kasihan orang lain. Begitulah gambaran tentang Bartimeus yang dipaparkan oleh Markus. Dalam semua Injil Sinoptik, hanya Markus yang menyebutkan namanya. Ada apa dengan Bartimeus? Ternyata Bartimeus bukanlah tipe orang yang malas, yang tidak mau bangkit dari keadaan seperti anggapan orang saat itu. Justru Bartimeus adalah tipe orang yang berkemauan keras dan berkeyakinan bahwa suatu saat ia akan terbebas dari penderitaan. Apakah keyakinan Bartimeus berlebihan? Secara kasat mata mustahil bagi Bartimeus untuk terpenuhi harapannya. Tetapi, semua keraguan kebanyakan orang saat itu pupus ketika Yesus melintasi kota Yerikho, dalam perjalanan menuju Yerusalem.
 
Berita bahwa Yesus akan lewat, membuat hati Bartimeus tergerak untuk meminta perhatian Yesus. Cemoohan dan hardikan orang banyak bukan penghalang bagi Bartimeus untuk terus berseru kepada Yesus. Bartimeus yakin bahwa inilah saat yang tepat baginya untuk bangkit dari ketidakberdayaan, untuk hidup normal seperti kebanyakan orang. Usaha kerasnya tidak sia-sia. Sapaan “Anak Daud, kasihanilah aku” menunjukkan bahwa siapa Yesus telah sampai ke telinga Bartimeus, dan itu menggerakkan hati Yesus. Yesus mendengar seruannya dan memenuhi kebutuhannya.
 
Dari Bartimeus kita belajar tentang iman yang benar, yaitu iman yang diarahkan kepada Anak Daud, Mesias yang dijanjikan Allah. Keyakinan yang didasari iman yang hidup itu tidak hanya membuatnya mampu bertahan tetapi lebih lagi membuatnya mengalami perkara besar dalam hidupnya. Masing-masing kita pun dapat terhisab dalam perkara besar Allah sejauh dasarnya adalah iman yang benar dan hidup.
 
Renungkan: Kenalilah benar permohonan yang Anda sampaikan kepada Tuhan Yesus. Apakah itu benar-benar kebutuhan hakiki yang didasari oleh iman yang hidup atau sekadar keinginan belaka?

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Injil Markus
https://www.su-indonesia.org
~~~~~~
Bacaan besok : Markus 11: 1-11 – Tetap merendah walau tabir telah terbuka
πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun B
Minggu biasa 19
Kamis, 14 Oktober 2021
~~~~~~~
KRISTUS IMAN BESAR KELUARGAKU
Bacaan hari ini:
Mazmur 91:9-16
Kejadian 14:17-24
Roma 15:7-13
~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca Minggu 17 Oktober 2021.

Mazmur 91:9-16
Tempat paling aman untuk berlindung dan mendapatkan pembelaan adalah Tuhan sendiri, tidak ada yang lain. Namun berlindung pada Tuhan berarti bersedia mengasihi, taat, dan hidup dalam jalanNya, bukan semau sendiri. Mari kita ingat selalu janji Tuhan supaya iman kita tetap teguh dan kuat dalam menghadapi semua persoalan dan pergumulan.

▢️ Mazmur 91:9-16

https://youtu.be/_nkJttKmJ5M

Kejadian 14:17-24
Sikap Abram yang mengutamakan Tuhan terbukti dari berkat yang didapatnya dari Melkisedek. Sebagai tanda syukur pada Allah, Abram memberikan persepuluhan lewat Melkisedek. Ia pun tidak mau memberi celah kepada orang yang tidak percaya untuk mengambil kredit sehingga menolak mengambil harta jarahan dari Raja Sodom. Namun untuk rekan – rekannya Abram minta ijin agar mereka boleh mengambil jarahan. Mari kita terus menjaga kemurnian kita dalam mengikut Tuhan.

Roma 15:7-13
Penebusan Kristus memampukan umat yang berbeda suku, bahasa, dll saling menerima dan saling melayani satu sama lain untuk sama – sama memuji dan memuliakan Allah. Allah memenuhi janji – Nya kepada nenek moyang bangsa Yahudi dan juga menunjukkan kebaikannya kepada bangsa – bangsa non Yahudi. Karena itu mari terus menunjukkan pengharapan kita hanya pada Allah yang sudah nyata kasih – Nya di dalam dan melalui Yesus Kristus.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 91:9-16
Yesaya 47:1-9
Wahyu 17:1-18