Gemass 14 Maret 2022

PENGANTAR BACAAN GEMASS Reguler Minggu ke-9 (14 s/d 20 Maret 2022)

Minggu lalu kita sudah memasuki titik balik penting di kisah Israel: memasuki Tanah Perjanjian. Untuk itu mari kita sejenak mengingat ulang apa yang telah terjadi sejauh ini.

Tuhan berjanji kepada Abraham bahwa melalui keturunannya semua bangsa di bumi akan dipulihkan untuk menerima berkat Tuhan. Keturunan Abraham menjadi budak di Mesir dan Tuhan menyelamatkan mereka dan membawa mereka ke Gunung Sinai di mana umat Israel mengikat perjanjian dengan Tuhan. Sayangnya, Israel melanggar perjanjian tersebut di Gunung Sinai (ingat: peristiwa patung lembu emas) dan kemudian Tuhan tidak mengijinkan mereka yang keluar dari Mesir memasuki Tanah Perjanjian. Mereka dibuat berputar-putar di padang gurun selama 40 tahun.

Di titik ini, Musa memberikan perkataan-perkataan peringatan dan kebijaksanaan bagi generasi yang sebentar lagi akan menyeberangi Sungai Yordan dan memasuki Tanah Perjanjian. Tanpa mengulur waktu, mari kita lihat apa yang disampaikan Musa pada generasi ini.

Minggu ini kita akan mendengarkan Musa mengajarkan dan mengembangkan Taurat, peraturan-peraturan, dan perintah kepada generasi yang baru ini. Di sini juga kita mendapati bagian yang memuat asal nama kitab ini: Deuteronomion (Bhs Yunani yang artinya: hukum kedua). Di Gunung Sinai, Musa menerima 10 Hukum dan kemudian menyampaikan hukum-hukum lain kepada Israel.

Di sini, di tepi Tanah Perjanjian, Musa memperjelas dan memperinci aturan-aturan mengenai prosedur ritual, persepuluhan, struktur kepemimpinan, dan keadilan sosial. Menjelang bagian terakhir, Musa mengingatkan generasi ini tentang berkat jika mereka taat dan kutuk yang akan diterima dan dialami jika mereka tidak mentaati perintah tersebut.

Namun dengan pengalaman 40 tahun memimpin Bangsa Israel, Musa tahu dan memprediksi bahwa mereka akan menjadi tidak setia setelah memasuki Tanah Perjanjian dan melanggar perjanjian tersebut seperti yang dilakukan oleh nenek moyang mereka. Sebab dari semuanya itu adalah karena Israel adalah bangsa yang tegar tengkuk dan suka memberontak. Di hati yang terdalam, mereka tidak mau mempercayai Tuhan sepenuhnya. Prediksi Musa ini pada saat yang sama juga merupakan tangisan untuk meminta pertolongan agar Tuhan campur tangan. Musa memiliki harapan bahwa Tuhan akan mentransformasi hati umat-Nya sehingga mereka bisa mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan kekuatan. Taurat berakhir dengan kesimpulan yang menunjukkan bahwa kesetiaan Tuhan terhadap janji-Nya adalah satu-satunya harapan bagi Bangsa Israel.

(diterjemahkan ulang secara bebas dari thebibleproject.com)
EMOTICON GEMASS
Minggu 8 : πŸŒ„
Minggu 9 : 🏜
Minggu 10 : 🏞
Minggu 11 : 🌌
 BACAAN GEMASS Reguler Minggu ke-9 (Hari ke 57-63)
Emoticon : 🏜

Bagian 5 : PADANG GURUN
β–« H57: Senin, 14 Maret 2022: Ulangan 13-14 ; Mazmur 57
β–« H58: Selasa, 15 Maret 2022: Ulangan 15-16 ; Mazmur 58
β–« H59: Rabu, 16 Maret 2022: Ulangan 17-20 ; Mazmur 59
β–« H60: Kamis, 17 Maret 2022: Ulangan 21-23 ; Mazmur 60
β–« H61: Jumat, 18 Maret 2022: Ulangan 24-27 ; Mazmur 61
β–« H62: Sabtu, 19 Maret 2022: Ulangan 28-29 ; Mazmur 62
β–« H63: Minggu, 20 Maret 2022: Ulangan 30-31 ; Mazmur 63
Senin, 14 Maret 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
πŸ—“ Hari 57
Bagian 5: PADANG GURUN
Bacaan hari ini: Ulangan 13-14
Ungkapan doa : Mazmur 57
~~~~~
ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 57
https://drive.google.com/folderview?id=1MH1ldzeiJHEzSVf3NgEK5QE3SXtBtyCg

β–Ά Video Pemahaman Firman: LEV : “Heart” – thebibleproject.com
Saksikan :

(tersedia subtitle Indonesia)

🌟 Ulangan 14:2 (TB)
sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu, dan engkau dipilih TUHAN untuk menjadi umat kesayangan-Nya dari antara segala bangsa yang di atas muka bumi.”

πŸ’‘ Cara hidup kita tidak boleh sembarangan melainkan hendaknya serasi dengan status kita selaku umat Allah…
 Senin, 14 Maret 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi 1-2 SAMUEL

Bacaan hari ini : 2 Samuel 10:1-19
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~

JANGAN MUDAH CURIGA

Kecurigaan berlebihan jelas tidak menguntungkan. Bukan hanya membuat hati tidak tenang, tetapi juga menghancurkan relasi dengan sesama. Setidaknya hal ini tampak dari pengalaman Hanun, raja orang Amon.

Hanun mencurigai niat baik Daud yang hendak menyampaikan rasa simpati atas kematian ayahnya. Saking curiganya, Hanun memperlakukan para utusan Daud dengan sangat tidak hormat. Mereka bukan hanya ditangkap, janggut mereka pun dicukur sampai setengahnya, dan pakaiannya dipotong hingga menyingkap bagian tubuh yang tak pantas terlihat. Tindakan itu bukan hanya menghina dan mempermalukan para utusan Daud, tetapi secara tidak langsung menghina Daud. Sebab dalam budaya zaman itu, janggut menandakan kearifan dan derajat seseorang. Kaum laki-laki Israel membiarkan janggut memenuhi dagu dan rahang mereka untuk membedakan statusnya dengan para budak. Yang berdagu licin (tidak berjanggut) adalah kaum budak. Dengan demikian, Hanun bukan hanya menolak tawaran persahabatan Daud, tetapi juga merendahkan derajat umat Israel yang disetarakan dengan kaum budak.

Memang tidak ada petunjuk dalam teks Alkitab yang menyatakan bahwa Daud marah atas ulah Hanun. Akan tetapi, Hanun yang sudah dikuasai rasa curiga berlebihan kepada Daud kembali melakukan tindakan yang berakibat merugikan dirinya. Ia menyewa puluhan ribu pasukan dari raja negeri Maakha, orang-orang Aram, dan orang-orang Tob (6). Tujuannya adalah berperang melawan Daud. Melihat hal itu, Daud hanya mengirim Yoab dan pasukannya untuk menghadapi serangan Hanun.

Renungkan: Betapa bahaya jika sikap curiga menguasai pikiran kita. Kecurigaan yang membabi buta tidak membuahkan apapun yang baik. Sebab itu, jika ada keraguan di hati, mintalah petunjuk Tuhan melalui doa dan firman-Nya.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Samuel
https://www.su-indonesia.org
~~~~~
Bacaan besok: 2 Samuel 11:1-27 – Waspadalah!
 πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Kitab ke 2 –Tahun III
Bacaan 14 – 20 Maret 2022
KITAB 1,2 SAMUEL

Emoticon : πŸ‘¨β€πŸ‘¦

β–« Hari 56 ; Senin, 14 Maret 2022 : 2 Samuel 10:1-19 – Jangan Mudah Curiga
β–« Hari 57 ; Selasa, 15 Maret 2022 : 2 Samuel 11:1-27 – Waspadalah!
πŸ’  BGA 8 : 2 Samuel 11:1-27
β–« Hari 58 ; Rabu, 16 Maret 2022 : 2 Samuel 12:1-31 – Peka akan Teguran Tuhan
β–« Hari 59 ; Kamis, 17 Maret 2022 : 2 Samuel 13:1-22 – Dosa Melahirkan Dosa
β–« Hari 60 ; Jumat, 18 Maret 2022 : 2 Samuel 13:23-39 – Jangan Menyimpan Dendam
β–« Hari 61 ; Sabtu, 19 Maret 2022 : 2 Samuel 14:1-24 – Ampuni dan Terimalah Kembali
β–« Hari 62 ; Minggu, 20 Maret 2022 : 2 Samuel 14:25-33 – Berani Bereskan Masalah
πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Bacaan 14 – 20 Maret 2022

Emoticon : 🏜️

β–« Senin, 14 Maret 2022: Mazmur 105:1-42 ; Keluaran 33:1-6 ; Roma 4:1-12
β–« Selasa, 15 Maret 2022: Mazmur 105:1-42 ; Bilangan 14:10-24 ; 1 Korintus 10:1-13
β–« Rabu, 16 Maret 2022: Mazmur 105:1-42 ; 2 Tawarikh 20:1-22 ; Lukas 13:22-31
β–« Kamis, 17 Maret 2022: Mazmur 63:1-8 ; Daniel 3:19-30 ; Wahyu 2:8-11
β–« Jumat, 18 Maret 2022: Mazmur 63:1-8 ; Daniel 12:1-4 ; Wahyu 3:1-6
β–« Sabtu, 19 Maret 2022: Mazmur 63:1-8 ; Yesaya 5:1-7 ; Lukas 6:43-45
β–« Minggu, 20 Maret 2022:
PERTOBATAN SEBAGAI GAYA HIDUP
Yesaya 55:1-9 ; Mazmur 63:1-8 ; 1 Korintus 10:1-13 ; Lukas 13:1-19
 πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Pra Paskah II
Senin, 14 Maret 2022
~~~~~
BERARAK MENUJU HIDUP SEJATI

Bacaan hari ini:
Mazmur 105:1-42
Keluaran 33:1-6
Roma 4:1-12

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 13 Maret 2022  

Mazmur 105:1- 42
Pemazmur mengajak umat untuk memuji Allah atas apa yang diperbuatNya. Ia pun menggambarkan bagaimana Allah bertindak sejak dari jaman nenek moyang Israel hingga, pengungsian ke Mesir, perjalanan di padang gurun, hingga menduduki Tanah Perjanjian. Secara rinci dan teliti semua dijabarkan untuk menunjukkan bahwa Allah setia terhadap janjiNya kepada umatNya. Mari kita ingat terus kebaikan Allah dalam hidup kita.

Keluaran 33:1-6
Setelah peristiwa pembuatan dan pembuatan lembu emas untuk disembah, Tuhan menegur bangsa Israel dengan keras melalui Musa. Umat Israel disebut Tuhan sebagai bangsa yang keras kepala dan punya kebiasaan memberontak yang mengundang murka Tuhan untuk membinasakan. Syukurlah Tuhan masih memberikan kesempatan kepada umat untuk membuktikan ketaatan mereka dengan melepaskan semua perhiasan agar tidak lagi membuat patung emas untuk disembah. Kita pun hendaknya tidak mendukakan hati Tuhan dengan menduakanNya.
 
Roma 4:1-12
Paulus menjelaskan kepada pembacanya bahwa Abraham menerima anugerah keselamatan bukan karena melakukan sunat. Keselamatan tersebut diterima sebelum ia disunat. Abraham diselamatkan karena iman percayanya bukan karena ia layak. Sunat pada masa Abraham menunjukkan bahwa mereka adalah umat Allah yang masuk ke dalam perjanjian. Mari tunjukkan iman kita dengan perbuatan yang nyata dan jelas membawa berkat bagi sesama.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 105:1-42
Bilangan 14:10-24
1 Korintus 10:1-13