Gemass 12 September 2021

πŸ“– GEMASSreguler 2020 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~
πŸ—“ Hari 238
Bagian 14 : YESUS DAN KERAJAAN ALLAH
Bacaan hari ini: Matius 5-6
Ungkapan doa : Mazmur 83
~~~~~~

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 238
https://drive.google.com/folderview?id=1254z1Eq-UuuehXtmPri3_3b76PS0l7vy

🌟 Matius 5:16 (TB)
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

πŸ’‘ Kotbah di bukit yang disampaikan oleh Tuhan Yesus kepada orang banyak pada masa itu sungguh luar biasa. Tuhan Yesus menuntut kita agar terang kita bercahaya di depan orang lain supaya nyata tindakan kasih kita sebagai murid Kristus kepada sesama di sekitar kita.

πŸ™ Doa:
Tuhan Yesus, ajarlah aku terus bagaimana aku bisa secara efektif menjadi garam dan terang bagi sesamaku. Mampukan aku menjadi saksi-Mu di dunia ini. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
~~~~~~
Bacaan besok : Matius 7-8
Ungkapan doa : Mazmur 84
~~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2021
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB INJIL MARKUS

Bacaan hari ini : Markus 2:23-28
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~

HAKIKAT SABAT

Makna sesungguhnya dari Sabat adalah saat ketika umat beristirahat dan ‘bersenang-senang karena Tuhan’ (Yes. 58:14). Allah menciptakan alam semesta beserta isinya selama 6 hari, lalu pada hari ke 7 beristirahat. Satu hari perlu bagi Allah untuk relaks. Allah pun menyadari bahwa manusia bukanlah robot yang mampu bekerja tanpa henti. Sabat merupakan saat ketika manusia disegarkan kembali rohani dan fisiknya. Namun, orang Farisi mengartikan lain. Bagi mereka tindakan para murid Yesus memetik bulir-bulir gandum pada hari Sabat adalah suatu pelanggaran. Sesungguhnya apa yang dilakukan para murid Yesus melanggar hukum yang ditetapkan orang Farisi, tetapi tidak melanggar Taurat.
 
Melalui perikop ini kita melihat bahwa Yesus tidak membatalkan Sabat, apalagi membuatnya menjadi tidak berlaku. Justru Yesus berupaya meletakkan kembali fungsi sabat bagi umat manusia. Bahkan terjadi perluasan jangkauan, tidak hanya berlaku bagi orang Yahudi saja, tetapi untuk semua umat manusia (27). Sabat dibuat untuk manusia, untuk kepentingan dan kesejahteraan manusia. Sabat bukan beban bagi manusia. Melalui Sabat, umat mengingat Allah, yang menciptakan alam dan isinya selama 6 hari, dan beristirahat pada hari ke-7. Kita mendapatkan pelajaran penting mengenai makna Sabat, yaitu bahwa selama enam hari manusia menikmati ciptaan – bekerja, berusaha – dan pada hari ke tujuh manusia menikmati persekutuan dengan sang Pencipta. Hanya dengan demikian manusia mengerti makna dan tujuan ciptaan. Kedua, Sabat mengingatkan bahwa Allah pembebas dan penyelamat (Ul. 5:15). Mengabaikan Sabat berarti mengabaikan Allah pencipta dan penyelamat.
 
Renungkan: Menikmati ciptaan tanpa mengenal Allah pencipta berarti penghujatan. Manusia perlu keselamatan dari penghujatan kepada Allah.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Injil Markus
https://www.su-indonesia.org
~~~~~~
Bacaan besok : Markus 3:1-6 – Yesus, Tuhan atas sabat

πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun B
Minggu biasa 15
Minggu, 12 September 2021
~~~~~~
APA KATAMU TENTANG AKU?

Bacaan hari ini:
Yesaya 50:4-9
Mazmur 116:1-9
Yakobus 3:1-12
Markus 8:27-38
~~~~~~
SELAMAT HARI MINGGU, SELAMAT BERIBADAH

Yesaya 50:4-9
Hanya dengan kemauan untuk selalu belajar mentaati Tuhan kita akan dimampukan menghibur mereka yang lesu. Kerelaan tetap taat meski menderita karena melakukan kehendak Tuhan memampukan untuk yakin bahwa Tuhan akan membela, menolong, dan membuat kalah semua musuh-musuhNya. Jangan digentarkan sedikitpun oleh mereka yang melawan Allah.

Mazmur 116:1-9
Pemazmur mengucap syukur kepada Allah karena telah mengalami kelepasan dari maut, air mata dihapuskan, dan kakinya tidak tersandung. Ia telah dilepaskan dari kesesakan dan kedukaan. Ia berseru dan memohon pertolongan Tuhan dan dilepaskan. Mari kita terus berseru dan mengandalkan Tuhan dalam menghadapi setiap pergumulan/persoalan hidup.

▢️ Mazmur 116:1-9 – Tim Nyanyian GKI https://youtu.be/F2ltrk1k4xU

Yakobus 3:1-12
Betapa dahsyatnya lidah. Bisa mengucapkan berkat dan kutuk. Sukar dikendalikan dan punya daya rusak maupun daya bangun yang luar biasa. Yang menguasai lidah, menguasahi hidup. Mari belajar mengendalikan lidah dengan membersihkan hati kita dengan kebijaksanaan Firman Tuhan sehingga perkataan yang keluar dari mulut kita senantiasa membangun dan memulihkan sesama bukan sebaliknya.

Markus 8:27-38
Mengakui Yesus sebagai Mesias dan Juruselamat berarti siap mengubah hidup kita sesuai teladan – Nya. Perubahannya begitu radikal : menyangkal diri, memikul salib, dan siap napak tilas jejak langkah Kristus. Tidak bisa kurang, tidak bisa lebih. Terkadang juga harus menempuh jalan sepi dan bahkan bila perlu siap kehilangan nyawa. Nyatakan dengan hidup kita bahwa Kristuslah yang terutama, bukan yang lain.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat
Bacaan besok:
Mazmur 119:169-176
1 Raja – Raja 13:1-10
Roma 3:9-20