Gemass 12 Januari 2021

PERSIAPAN MEMASUKI
πŸ“– GEMASSreguler 2021 – FIRMAN UNTUK SEMUA
(Mulai Senin, 18 Januari 2021)

Pendaftaran GEMASS 2021 :

http://bit.do/gemasslayur2021

~~~~~~
Selamat pagi! 

πŸ—“ H -6

Bacaan hari ini: Maz 119 :1-32

🌟 Mazmur 119:18
Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu.

πŸ’‘ Ketekunan untuk merenungkan dan melakukan Firman Tuhan akan membuat kita memiliki cara pandang ilahi dalam menjalani hidup.

πŸ™ Doa:
Ya Tuhan, mampukan saya untuk tetap tekun melakukan dan merenungkan Firman-Mu. Amin.
~~~~~~
Bacaan besok : Maz 119 :33-64

~~~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2020
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi SURAT ROMA

Bacaan hari ini : Roma 9: 1-18
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~~

PILIHAN ALLAH

Israel adalah bangsa pilihan Allah, pewaris perjanjian Allah. Dari merekalah akan lahir Mesias, sang Juruselamat. Mereka memiliki hak istimewa untuk menjadi saksi mata penyataan kemuliaan Allah, terutama ketika mereka keluar dari Mesir. Allah memilih Israel untuk menjadi kerajaan imam (Kel. 19:5-6) untuk membawa bangsa-bangsa kepada Allah (Yes. 42:6). Semua keistimewaan ini tidak diperoleh bangsa lain. Walau demikian mereka menolak Yesus Kristus, Anak Allah. Mereka malah menyalibkan Dia, yang akan menyelamatkan mereka. Penolakan ini berdampak fatal bagi mereka.

Israel sendiri seolah tutup mata terhadap fakta tersebut. Mereka membanggakan diri sebagai keturunan Abraham dan umat pilihan. Padahal pilihan Allah atas Israel bukan hanya karena faktor keturunan (6-10). Ingatlah bagaimana Allah memilih Ishak dan bukan Ismael, memilih Esau dan bukan Yakub. Jadi tidak semua keturunan Abraham merupakan pewaris perjanjian. Orang tidak bisa menyatakan diri sebagai pewaris berkat Allah hanya karena ia keturunan orang yang diberkati Allah. Fakta bahwa Allah memilih yang satu dan bukan yang lain sama sekali tidak memperlihatkan ketidakadilan Allah. Allah yang kudus tidak mungkin bertindak tidak adil. Masalah pilihan adalah masalah kasih karunia. Kemurahan dan belas kasihan Allah diberikan menurut kehendak Allah dan bukan kehendak manusia. Bila Allah bertindak berdasarkan kebenaran manusia, tak seorang pun selamat.

Pilihan ini juga bukan berdasarkan perbuatan manusia (11). Allah memilih bukan karena seseorang lebih saleh dan yang lain lebih jahat. Allah kudus dan harus menghukum dosa, tetapi Allah penuh kasih dan ingin menyelamatkan orang-orang berdosa. Bila ada yang tidak diselamatkan, ini berarti keadilan-Nya dijalankan. Bila ada yang diselamatkan, kasih-Nya dinyatakan. Dalam kesemuanya, kedaulatan Allah ditegakkan. Maka jika keselamatan kita memperlihatkan pilihan Allah atas kita, jangan sombong. Beritakan agar orang lain pun beroleh karunia itu.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Surat Roma
https://www.su-indonesia.org
~~~~~~~
Bacaan besok : Roma 9: 19-29 – Karena Kasih Karunia

πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Yesus Dibaptis
Selasa, 12 Januari 2021
~~~~~~~
TERUS MENERUS DIBARUI

Bacaan hari ini:
Mazmur 69:1-5, 30-36
Keluaran 30:22-38
Kisah Para Rasul 22:2-16
~~~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu, 10 Januari 2021.

Mazmur 69:1-5, 30-36
Pemazmur mengalami keadaan yang menyesakkan dan terpojok karena tekanan musuh. Ia juga mengakui kesalahan dan kebodohannya yang turut andil sebagai penyebab. Namun pemazmur tidak pernah lepas harap kepada Tuhan, percaya bahwa Tuhan memperhatikan yang rendah hati, yang mencari Allah, dan yang sengsara. Tuhan akan kembali memulihkan Sion dan Yerusalem yang telah terpuruk karena pembuangan. Itulah sebabnya pemazmur memuji Allah tak henti. Jika kita setia, kita pun akan menikmati segala berkat Tuhan dan diam bersama dengan Dia.

Keluaran 30:22-38
Kekudusan Tuhan tidak boleh dipermainkan dan dianggap remeh. Orang yang melanggar kekudusan Tuhan akan dihukum mati. Minyak urapan untuk mengurapi Kemah Pertemuan dan Tabut Tuhan serta peralatan-peralatan yang ada di Kemah Pertemuan dibuat dengan bahan dan takaran khusus oleh ahli dan tidak boleh dipakai orang awam. Demikian juga dengan bahan ukupan, tidak boleh dipakai selain oleh imam yang akan masuk ke ruang maha kudus. Kita selaku anak-anak Tuhan juga hendaklah menjaga kekudusan hidup kita.

Kisah Para Rasul 22:2-16
Paulus menjelaskan tentang penglihatan yang dialaminya di dalam perjalanan menuju Damsyik dimana ia bertemu dengan Yesus. Paulus menyatakan bagaimana ia menjadi saksi Kristus yang bangkit setelah ia ditemui Ananias, dibaptis, dan berseru kepada nama Tuhan. Paulus mentaati panggilan Tuhan dan terus menjadi saksinya meskipun mengalami berbagai aniaya dan penderitaan. Ternyata bertemu dengan Tuhan terkadang menuntut kita untuk membayar harga menjadi saksiNya dimanapun kita ditempatkan. Kiranya kita menjadi saksi Kristus yang setia.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat
~~~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 69:1-5, 30-36
Yesaya 41:14-20
Yohanes 1:29-34