Gemass 10 Januari 2021

πŸ“– GEMASSreguler 2020 – FIRMAN UNTUK SEMUA
πŸ—“ Hari 357
Bagian 16 : WAHYU
Bacaan hari ini: Wahyu 19-20
Ungkapan doa : Mazmur 47
~~~~~~
Selamat pagi! 
Besok kita selesai membaca seluruh Alkitab. Ayo, semangat!!!

Mari kita ajak pasangan, anak-anak, orangtua, oma-opa, kerabat dan teman untuk ikut GEMASS 2021.
Pendaftaran:
http://bit.do/gemasslayur2021

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 357
https://drive.google.com/folderview?id=1_5VdaLchPxDcC6Sz90-Ygsnt2R6kb4KT

Gemass Reguler berikut audio alkitab suara dan video animasi perkitab sesuai bacaan bisa didapatkan juga pada aplikasi GKI LAYUR :
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.gkilayur.gkilayur

🌟 Wahyu 19:9 (TB)
Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”

πŸ’‘ Kita yang percaya kepada Tuhan Yesus sebagai juru selamat pribadi kita akan diselamatkan dan beroleh hidup kekal. Mari kita siapkan hidup kita agar berkenan kepada Tuhan sehingga kita turut hadir dalam perjamuan kawin Anak Domba.

πŸ™ Doa:
Tuhan, terimakasih atas keselamatan dan hidup kekal yang Engkau anugerahkan kepadaku. Tuntun aku agar hidupku makin berkenan kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.
~~~~~~
Bacaan besok : Wahyu 21-22
Ungkapan doa : Mazmur 48

~~~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2020
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi SURAT ROMA

Bacaan hari ini : Roma 8: 18-30
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~~

HARAPAN DAN KEMULIAAN

Walau telah menjadi ahli waris Kerajaan Allah, orang tidak dapat menghindar dari kenyataan hidup yang harus dihadapi di dalam dunia ini. Inilah pemahaman Paulus. Seperti kita ketahui Paulus sendiri mengalami berbagai penderitaan justru setelah ia mengikut Tuhan. Kehidupan Kristen memang bukan seperti jalan mulus berkarpet merah. Namun ia juga menyadari sepenuhnya bahwa penderitaan yang dialami saat itu tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan datang (18). Inilah pengharapan yang dapat membangkitkan iman dan sukacita seorang Kristen. Karena tanpa pengharapan akan kemuliaan, betapa tragis kehidupan orang Kristen (1Kor. 15:19).

Orang Kristen memiliki Roh Kudus yang berdiam di dalam dirinya. Di tengah pergumulan dan penderitaan hidup, Roh Kudus menjadi jaminan akan berkat yang akan diterima oleh anak-anak Allah. Roh Kudus adalah Roh yang memberikan pengharapan karena Ia menjamin kemuliaan kekal kelak yang menanti kita. Roh Kudus juga menjadi penolong saat kita lemah. Misalnya bila kita tidak tahu apa yang harus kita doakan maka Roh Kudus akan menolong kita berdoa. Dia akan menjadi perantara kita dengan Bapa (26-27).

Selain itu Allah mengatur segala sesuatu agar terjadi untuk kebaikan orang yang mengasihi Dia. Jadi apa pun yang terjadi dalam hidup kita, meski kita anggap itu baik atau buruk, bukanlah sebuah insiden atau kebetulan yang terjadi begitu saja. Semua itu merupakan bagian dari karya Allah. Tak ada suatu peristiwa pun yang tidak dimaksudkan untuk berkontribusi bagi kebaikan kita dan kemuliaan Allah. Maka kita tidak boleh melihat peristiwa itu secara terpisah-pisah. Kita harus memandangnya sebagai satu kesatuan rangkaian rancangan Allah yang seolah bekerja sama untuk mencapai maksud Allah bagi kita. Lalu bagaimana kita tahu bahwa kesudahannya akan membawa kebaikan? Kita harus percaya bahwa Allah merancang yang terbaik dan niscaya akan melakukan yang terbaik pula bagi penggenapan rencana-Nya.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Surat Roma
https://www.su-indonesia.org

~~~~~~~
Bacaan besok : Roma 8: 31-39 β€” Tak Dapat Dipisahkan

πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
YESUS DIBAPTIS
Minggu, 10 Januari 2021
~~~~~~~
TERUS MENERUS DIBARUI

Bacaan hari ini:
Kejadian 1:1-5
Mazmur 29
Kisah Para Rasul 19:1-7
Markus 1:4-11
~~~~~~~

SELAMAT HARI MINGGU, SELAMAT BERIBADAH!

Kejadian 1:1-5
Tuhan beranugerah kepada manusia dengan menciptakan keteraturan dari kekacauan. Tuhan menciptakan terang untuk mengusir kegelapan. Karya pembaruan oleh Tuhan sudah dimulai sejak penciptaan langit dan bumi. Karya Allah Tritunggal yang Esa menjadi dasar untuk kita terus-menerus turut serta dalam karya pembaruan Allah.

Mazmur 29
Firman Tuhan sungguh mulia dan berkuasa. Seluruh isi alam semesta tergetar, tunduk, dan melakukan yang dikehendaki-Nya. Alam semesta adalah teaternya Tuhan, kata John Calvin. Sebagai umatNya kita sujud menyembah kepada-Nya dengan mempersembahkan hidup kita untuk kemuliaan-Nya. Kita jadikan tahun 2021 momentum untuk mengagungkan dan memuji Tuhan atas kuasa-Nya.

β–Ά Mazmur 29 – Pesta Limbong
YKB GKI TV

Kisah Para Rasul 19:1-7
Karya pembaruan dalam diri manusia dimulai saat menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Manusia bisa menerima Kristus karena karya Roh Kudus yang membarui. Khusus untuk gereja mula-mula penerimaan Roh Kudus karena penumpangan tangan para rasul. Untuk gereja masa kini, bukti menerima Roh Kudus adalah saat hidup kita dipenuhi Roh Kudus dan kehidupan yang semakin serupa Kristus.

Markus 1:4-11
Baptisan Yohanes mempersiapkan manusia menerima Kerajaan Allah dan mempersiapkan menerima Mesias. Yohanes membaptis dengan air, namun Mesias membaptis dengan Roh Kudus. Yesus dibaptis Yohanes untuk menyatakan bahwa Yesus mewakili manusia untuk menebus dosa bukan karena Yesus berdosa. Saat pembaptisan Yesus, Roh Kudus menaungi dan Bapa menunjukkan perkenanan-Nya, salah satu bukti konsep Allah Tritunggal yang Esa ada dalam Alkitab. Sebagai orang yang sudah dibaptis dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus, kita hidup dalam pertobatan dan memperbarui diri terus-menerus dengan anugerah dari Bapa dan pertolongan Roh Kudus kita makin menjadi serupa dengan Kristus.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat
~~~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 69:1-5, 30-36
Kejadian 17:1-13
Roma 4:1-12