Gemass 1 April 2022

Jumat, 1 April 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
πŸ—“ Hari 75
Bagian 6 : TANAH PERJANJIAN
Bacaan hari ini: Hakim-hakim 16-18
Ungkapan doa : Mazmur 75
~~~~~
ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 75
https://drive.google.com/folderview?id=1XvUBFp_4Biz3qyfLEeXoZT501_creVm1

🌟 Hakim-hakim 16:19-20 (TB)
_Sesudah itu dibujuknya Simson tidur di pangkuannya, lalu dipanggilnya seorang dan disuruhnya mencukur ketujuh rambut jalinnya, sehingga mulailah Simson ditundukkan oleh perempuan itu, sebab kekuatannya telah lenyap dari padanya. Lalu berserulah perempuan itu: “Orang Filistin menyergap engkau, Simson!” Maka terjagalah ia dari tidurnya serta katanya: “Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas.” Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia.

πŸ’‘ Jangan bermain-main dengan dosa dan kedagingan, karena Tuhan pasti akan meninggalkan kita. Jadi segera bertobat dan tinggalkan dosa agar dengan kekuatan dari Tuhan kita beroleh kemenangan atas segala persoalan.

πŸ™ Doa:
Tuhan ampuni bila aku sering menimang-nimang dosa. Aku bertobat dan tolong aku agar terlepas dari segala dosa ku. Amin.
~~~~~
Bacaan besok : Hakim-hakim 19-21
Ungkapan doa : Mazmur 76

Jumat, 1 April 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB 1,2 SAMUEL

Bacaan hari ini : 2 Samuel 19:24-34
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~

HIKMAT DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN

Penyelesaian masalah tidak selalu berlangsung cepat dan mulus. Ada saja benang kusut yang harus diurai dengan hati-hati dan makan waktu, bahkan boleh jadi tidak tuntas.

Kasus Mefiboset adalah salah satunya. Daud bertemu Mefiboset yang mengadukan pengkhianatan hambanya, Ziba (26-27). Ziba memfitnah Mefiboset dengan mengatakan bahwa ia mau memakai kesempatan kalahnya Daud untuk mendapatkan kembali kerajaan ayahnya (2Sam. 16:3). Kelihatannya Mefiboset berkata jujur, namun Daud sudah terlanjur mengambil keputusan untuk memberikan semua milik Mefiboset kepada Ziba (2Sam. 16:4). Akibatnya, Daud enggan untuk mengungkit kembali masalah itu. Daud. hanya memerintahkan supaya harta Mefiboset dibagi dua dengan Ziba (29). Bila Mefiboset berkata jujur, maka keputusan Daud jelas tidak adil. Tetapi Daud kelihatannya tidak perduli.

Selain itu, Daud diperhadapkan dengan masalah lain yang lebih besar. Ayat 40-43 menunjukkan bahwa ada keretakan antara Yehuda dengan Israel (suku-suku utara). Israel mengeluh bahwa Yehuda mendapat tempat istimewa dalam mengawal Daud menyeberangi Yordan (41), padahal Yehudalah yang pertama-tama mendukung pemberontakan Absalom. Yehuda pula yang terakhir mengakui Daud kembali sebagai raja. Menurut orang Israel, sungguh tidak pantas jika orang Yehuda mendapat hak istimewa itu. Yehuda sendiri merasa bahwa mereka adalah kerabat Daud sehingga mereka merasa pantas mengawal Daud.

Sungguh banyak masalah yang harus diselesaikan oleh Daud, walaupun kasus pemberontakan Absalom telah berakhir. Untuk itu, Daud harus bersikap bijak dan berpikir jauh ke depan agar dirinya tidak mengambil keputusan keliru, seperti yang pernah dilakukannya terhadap Mefiboset.

Renungkan: Bukan hanya raja yang perlu bersikap bijak dalam mengambil keputusan, kita pun harus demikian. Maka dari itu, perlu bagi kita untuk meminta hikmat Tuhan sebelum mengambil keputusan dalam hal apapun.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Samuel
https://www.su-indonesia.org

β–Ά Video Pelengkap Bacaan:
Pelajaran dari Kepemimpinan Daud (2 Samuel 19) | Petrus Kwik | Bible Every Day
https://youtu.be/K17A1CUsoBg
~~~~~
Bacaan besok : 2 Samuel 20:1-26 – Memadamkan Ketidakpuasan

πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Pra Paskah V
Jumat, 1 April 2022
~~~~~
MAKNA PENGURAPAN YESUS

Bacaan hari ini:
Mazmur 126
Yesaya 43:8-15
Filipi 2:25-3:1

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 3 April 2022

Mazmur 126
Dalam kondisi menderita yang nyaris tanpa harapan, pemazmur mengajak untuk mengingat kembali bagaimana di masa lalu Tuhan telah melakukan pemulihan bagi bangsa Israel. Jika mereka tetap bertahan untuk tetap setia dalam penderitaan karena melakukan kehendak Allah, maka suatu saat Allah akan membuat tangis mereka menjadi tarian kemenangan dan pujian dengan penuh sorak-sorai.

▢️ Mazmur 126 – Christine Sinaga https://youtu.be/3MgmtBzIOpg

Yesaya 43:8-15
Israel yang sedang dalam pembuangan dan tertindas di Babel tentu sudah putus asa. Allah memanggil Israel dan semua bangsa untuk menjadi saksi bahwa Allah Israel adalah Allah yang Mahakuasa yang mampu menebus dan membebaskan mereka dari penindasan Babel. Yang disembah orang Kasdim adalah ilah yang tidak mampu melakukan apa pun dan tidak mengetahui apa pun. Israel dulu salah karena mengandalkan ilah Babel. Tuhan menjamin bahwa umat Israel sendiri akan melihat dan mengalami serta menjadi saksi bagaimana Tuhan melepaskan mereka.

Filipi 2:25-3:1
Kita belajar dari Epafroditus yang rela untuk melayani dengan sepenuh hati. Bahkan demi pelayanan tersebut, ia nyaris mati namun Tuhan masih menyelamatkannya. Paulus melihat ketulusan Epafroditus dan menulis surat agar jemaat Filipi menerima Epafroditus sebagai bentuk penghormatan bagi Tuhan dan juga bagi Paulus supaya mereka pun mencicipi sukacita karena melayani Tuhan meski harus menghadapi derita dan aniaya.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 126
Keluaran 12:21-27
Yohanes 11:45-47