Apakah Anda Punya Jaring Pengaman?

Apakah Anda Punya Jaring Pengaman?

05 Mei 2022

Bacaan Hari ini:
1 Petrus 3:8 “Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati”

Sebagai pendeta, setiap hari saya melihat situasi di mana tak seharusnya dijalani oleh seorang pun seorang diri.

Tidak seharusnya ada seorang pun yang menunggu sendirian seseorang yang dikasihinya menjalani operasi hidup atau mati.
Tidak seharusnya ada seorang perempuan pun yang menunggu hasil lab masalah kehamilannya seorang diri.
Tidak seharusnya ada seorang pun yang menunggu kabar dari medan perang seorang diri.
Tidak seharusnya ada seorang pun yang seorang diri melihat pemakaman orang yang mereka cintai. Tidak seharusnya ada seorang pun yang menghabiskan malam pertama seorang diri karena suami atau istri mereka meninggalkan mereka.

Ada masa-masa sulit dan tragedi kehidupan yang tak bisa kita hindari; masing-masing dari kita pasti akan menghadapinya. Anda tak perlu melewatinya seorang diri, oleh karena itulah, Anda membutuhkan jaring pengaman Tuhan untuk membantu Anda bertahan melewati masa-masa sulit itu.

Apakah jaring pengaman Tuhan itu? Itu adalah sekelompok orang percaya lainnya—mereka yang benar-benar berkomitmen kepada Anda. Kita menyebut kelompok ini sebagai komunitas. Ini yang Tuhan mau dari komunitas orang percaya: “Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita”
(1 Korintus 12:26). Komunitas merupakan jawaban Tuhan atas keputusasaan.

Roma 12:15 mengungkapkan konsep yang serupa, “Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!”

Bagian pertama dari ayat ini mudah dilakukan. Ketika ada sesuatu yang baik terjadi pada seseorang, biasanya kita mudah untuk ikut berbahagia.

Sebaliknya, ketika seseorang mengalami masa sulit, justru tampaknya lebih sulit buat kita untuk melibatkan diri. Sebenarnya itu cukup sederhana. Ketika Anda mengalami krisis, yang Anda inginkan bukanlah nasihat, tetapi seseorang yang duduk dengan Anda, memegang tangan Anda, melingkarkan lengan di bahu Anda, atau yang menangis bersama Anda. Anda hanya ingin seseorang yang menemani Anda.

Paulus berkata, “Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan”
(1 Tesalonika 5:11). Menasihati orang lain bukan selalu berarti memberi semangat atau mengatakan kata-kata bijak. Terkadang nasihat terbaik ialah hanya duduk diam, menunggu, dan menangis bersama mereka.
Apakah Anda mempunyai jaring pengaman itu? Sekelompok saudara saudari Kristen yang Anda tahu bisa Anda andalkan pada masa-masa terberat dalam hidup Anda? Jika belum, hari ini temukanlah mereka dan mulailah membangun persahabatan itu.

Renungkan hal ini:
– Siapa saja yang menjadi bagian dari jaring pengaman Anda? Bagaimana kontribusi Anda dalam membangun komunitas itu bersama mereka?
– Apa saja cara yang Anda dapat Anda lakukan untuk ambil bagian menjadi jaring pengaman bagi orang lain?
– Apa bedanya menjadi bagian dalam studi Alkitab dengan menjadi bagian dari komunitas orang percaya?

Bacaan Alkitab Setahun :
I Raja – raja 19 – 20 ; Lukas 23 : 1 – 25

Masa-masa sulit dalam kehidupan tidak dapat kita elakkan. Jadi, janganlah menghadapinya tanpa persiapan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)