Anda Punya Kebenaran yang Memerdekakan Orang Lain

Anda Punya Kebenaran yang Memerdekakan Orang Lain

17 Maret 2022

Bacaan Hari ini:
1 Korintus 14:33 “Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera.”

Allah telah memanggil Anda untuk menjadi wakil Dia ke mana pun Anda pergi. Serupa dengan negara yang mengutus duta besarnya, Allah mengutus Anda untuk mewartakan tentang kasih dan pengampunan-Nya.

Tetapi masalahnya adalah Anda mungkin kurang percaya diri buat berbagi tentang iman Anda. Atau, mungkin juga Anda berpikir itu memerlukan keahlian dan mental layaknya seorang pedagang. Tapi ketahuilah, itu semua tidak benar! Anda tidak harus pandai membujuk orang lain untuk mengundang mereka masuk dalam keluarga Allah.

Sebelumnya saya sudah membahas tentang bagaimana setiap manusia mempunyai kerinduan terdalam yang sama. Jadi, ketika Anda memberi tahu orang lain tentang Yesus, Anda menawarkan sesuatu yang sebenarnya sedang mereka cari. Itulah pemompa kepercayaan diri Anda.

Dorongan lain yang memompa kepercayaan diri Anda dalam berbagi iman Anda yaitu berikut: Kebanyakan orang tidak benar-benar tahu apa yang mereka percayai. Mereka mungkin menyebut diri mereka ateis atau Kristen, namun ketika Anda menggali mereka lebih dalam, mereka kadang bahkan tidak tahu apa yang diyakini oleh kepercayaan itu.

Banyak orang juga mengklaim bahwa mereka punya pemikiran yang berbeda, tetapi pada akhirnya pemikiran itu bertentangan dengan diri mereka sendiri. Misalnya, mereka berkata, “Tidak ada yang mutlak dalam hidup.” Pernyataan ini tidak masuk akal karena bertentangan dengan konsep kemutlakan itu sendiri. Faktanya, orang-orang yang membuat klaim itu hidup dengan aturan-aturan yang didasarkan pada kemutlakan sepanjang waktu. Ini menunjukkan bahwa keyakinan mereka tidak konsisten.

Berbagi tentang pengharapan Anda di dalam Kristus memberi mereka pemahaman yang mereka butuhkan. Alkitab berkata dalam 1 Korintus 14:33, “Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera.” Kebenaran Firman membebaskan manusia dari kontradiksi, kebingungan, dan segala sesuatu yang mengikat hidup mereka.

“Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu”
(Yohanes 8:32).

Ini hal yang menarik tentang perilaku manusia: Orang mengambil hampir semua keputusan mereka berdasarkan emosi mereka. Kemudian mereka mencari alasan intelektual untuk mendukung keputusan emosional mereka. Jadi, ketika Anda berbagi tentang iman Anda, maka Anda tak perlu takut untuk memperdebatkan ide-ide intelektual, karena kebanyakan intelektual sekali pun membuat keputusan berdasarkan perasaan mereka!

Apabila Anda kurang percaya diri untuk membagikan iman Anda, Anda bisa tenang, sebab Anda tahu bahwa pesan Yesus akan mendatangkan kejelasan yang amat dibutuhkan dalam kehidupan orang lain.

Renungkan hal ini:
– Keyakinan yang membingungkan atau bertentangan apa yang pernah Anda miliki? Bagaimana Firman Allah memberi kejelasan atas keyakinan itu?
– Keputusan-keputusan apa yang sering dibuat orang yang berlandaskan emosi, ketimbang pada kebenaran Firman Allah?
– Siapa yang dapat memantau Anda ketika Anda berbagi tentang iman Anda kepada orang lain ?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ulangan 30-31; Markus 15:1-25

Berbagi tentang pengharapan Anda di dalam Kristus membantu mendatangkan kejelasan dalam hidup orang lain.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)