Anda Butuh Kelompok Kecil Anda ketika Anda Gagal

Anda Butuh Kelompok Kecil Anda ketika Anda Gagal

28 Maret 2022

Bacaan Hari ini:
Matius 18:20 “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”

Ketika Yesus memulai pelayanan-Nya, hal pertama yang Dia lakukan ialah membentuk sebuah kelompok kecil. Dia tahu bahwa masa-masa sulit akan datang, dan adalah penting bagi-Nya dan orang-orang di sekitar-Nya untuk tidak sendirian.

Tepat setelah Yesus ditangkap, Petrus—salah satu anggota kelompok kecil murid itu—mengalami kegagalan besar: Tiga kali ia menyangkal mengenal Yesus. Dengan segera ia menangisi kegagalannya itu. Ditambah lagi dengan kematian Yesus, itu menambah kedukaan yang lebih mendalam baginya
(Markus 16:10).

Ke mana Petrus pergi untuk mengatasi kegagalan dan kedukaannya itu? Kepada kelompok kecilnya. Alkitab mengatakan bahwa, beberapa hari setelah kematian Yesus, para murid masih berkabung bersama-sama
(Markus 16:10).

Akan lebih mudah buat Petrus untuk mengasingkan diri, berpura-pura bahwa dia tidak gagal dan bahwa dia tidak sedang berkabung. Tapi dia tahu dia tidak ditakdirkan untuk menjalani hidup sendiri. Dia tahu kita semua lebih baik bila bersama; kita dirancang Tuhan untuk berada dengan orang percaya lainnya. Karena itulah ia berduka bersama dengan murid-murid lainnya.

Ketika Anda gagal, Anda mungkin ingin merahasiakannya. Tapi ketahuilah, itu cara terburuk dalam menangani kegagalan! Anda tidak perlu memberi tahu semua orang, tetapi Anda perlu memberi tahu beberapa orang yang mengasihi Anda dan yang akan mendoakan serta menopang Anda.

Tuhan berjanji dalam Matius 18:20, “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”

Saya telah menjadi bagian dari kelompok kecil di Saddleback selama bertahun-tahun. Yesus telah muncul dalam kelompok kami ratusan kali lewat kata-kata, emosi, dan doa kami. Berkali-kali, Tuhan telah berbicara kepada saya kepada anggota kelompok kecil kami.

Apakah Anda punya sebuah kelompok kecil atau suatu jaringan pendukung bersama rekan-rekan seiman lainnya? Jika tidak, waktu terbaik untuk bergabung adalah sekarang, sebelum datangnya masa-masa sulit yang tak bisa Anda elakkan.

Kehidupan di bumi akan selalu disertai dengan pencobaan dan rasa sakit—bersiaplah menghadapinya. Itu sudah terjadi pada Petrus, dan itu juga akan terjadi pada Anda. Bersyukur, Petrus memiliki kelompok kecil yang telah ia ikuti selama tiga tahun. Ketika dia berhadapan dengan kegagalan terbesarnya, dia mendatangi mereka dan bertanya, “Apakah aku melakukan kesalahan?” Dan mereka memberi tahu dia, “Ya, kau melakukan kesalahan, tapi begitu juga dengan kami.”

Petrus membiarkan kelompok kecilnya membantunya. Mereka saling menyemangati dan melewati kegagalan bersama.

Itulah yang Anda butuhkan saat masa-masa sulit datang.

Renungkan hal ini:
– Jika kelompok kecil Anda bukanlah suatu tempat tipikal untuk berbagi pergumulan hidup, apa yang bisa Anda lakukan untuk menggalakkannya dan membangun rasa saling percaya di antara para anggotanya?
– Menurut Anda mengapa kita begitu sering lebih suka mengasingkan diri daripada berbagi kesedihan kita dengan orang lain?
– Selain berjalan menyertai Anda di masa-masa sulit, bentuk dukungan apa lagi yang dapat ditawarkan oleh kelompok kecil Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 4-6; Lukas 4:31-44

Ketika Anda mengalami suatu kegagalan besar, ikutilah teladan Petrus dan tahan keinginan untuk mengasingkan diri.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)